Baksos FBI Donor Darah di Jombang
Forum Bebas Indonesia Region Jawa Timur, telah melaksanakan Bakti Sosial berupa Donor Darah di PMI Kab. Jombang, pada tanggal 20 Juni 2010
Runtime: 0m:0s
( Not yet rated )
From:
mozifa
Views:
397
Comments:
0
Added:
699 days ago
coca cola
iklan lagi tetep karya sos 2
jayus tapi asiklah
karya sendiri dan sos 2
berkarya itu langka
Runtime: 0m:36s
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
300
Comments:
3
Added:
1546 days ago
Dokumenter Bocah Sos
Sebuah film dokumenter yang menceritakan tentang perjuangan murid-murid SMA Kolese Loyola, Semarang khususnya anak IPS dalam pembuatan film dalam FesFiAs(Festival Film Anak Sos) SMA Kolese Loyola, Semarang. Kebersamaan dan kerja keras menjadi kunci utama dalam setiap proses yang dilalui.
Runtime: 12m:50s
( Not yet rated )
From:
scooptsz
Views:
1054
Comments:
1
Added:
601 days ago
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
376
Comments:
6
Added:
1551 days ago
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
963
Comments:
1
Added:
1546 days ago
Gadis Timur Tengah
Lirik lagu: GADIS TIMUR TENGAH
Di gurun Sahara yang gersang.
Bertiup angin dengan kencang.
Tersingkap dari kerudungmu.
Nampak sesosok wajah ayu.
Di saat kau sedang menari.
Sungguh terlihat kau berseri.
Hidung mancung cantik alami.
Kau wanita Timur Tengah.
Sungguh ku sangat terpesona.
Denganmu gadis padang pasir.
Manismu tiada duanya.
Termasyur di seluruh dunia.
De Laila la la la Laila a a..
De Laila la la la Laila.
Oh kau harem gurun Sahara.
Namamu Sarah Laila.
Laila a a a... Laila a a.... 2x
Runtime: 3m:45s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
1100
Comments:
0
Added:
1195 days ago
Jangan Sendiri
Sungguh sengsara hidup sendirian,kesepian dan jenuh. Memang manusia itu adalah makhluk sosial, jika ingin bahagia bergaulah dgn orang2 di sekeliling kita.
Runtime: 6m:47s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
178
Comments:
0
Added:
1184 days ago
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah
�Sucining guna gapuraning gusti.� Itulah candra sengkala pembangunan Masjid Agung Jateng (MAJ), yang sama dengan tahun 1934 Saka.
Artinya, kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah rida Allah.
MENARA Asmaul Husna, yang berdiri kokoh di sudut barat daya Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan salah satu daya tarik kawasan itu. Dari bentuknya, bangunan setinggi 99 meter�yang melambangkan nama-nama Allah itu�dikonsep sebagai replika Menara Kudus. Sejak menara itu selesai dibangun, banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau berfoto bersama. Lihatlah, seorang ibu dan dua anaknya yang tengah berpose laiknya model, di depan menara itu.
Sementara, si bapak nampak sibuk mengarahkan kamera-nya untuk menentukan posisi gambar. Kadang-kadang dia sampai berjongkok agar menara itu bisa menjadi background foto keluarganya. Sudah lama kami mendengar tentang kemegahan dan keindahan MAJT. Baru kali ini, kami melihatnya secara langsung. Ya, sekalian mengenalkan anak pada masjid supaya mereka bisa lebih dekat,�� tutur Muslih (39), warga Gombong, Kebumen itu. Dia datang untuk menyambangi keluarga yang tinggal di Semarang. Senyampang anak-anak tengah libur sekolah, mereka diajaknya serta. Nah, setelah kegiatan keluarga rampung, mereka menyempatkan diri mampir berwisata ke MAJT. Tadi juga sudah naik ke menara. Enak, bisa lihat-lihat kota dari atas,�� timpal Endika (12), anak sulung Muslih. Untuk bisa naik ke menara, mereka cukup membayar Rp 2.000 per orang.
Di atas menara tersedia sejumlah teropong untuk melihat Kota Semarang dari ketinggian. Teropong itu bisa dioperasikan jika pengunjung memasukkan koin. Cukup dengan Rp 1.000 mereka bisa menikmati teropong itu selama 1,5 menit. Sekadar informasi, penara yang terdiri atas 20 lantai itu rencananya digunakan untuk museum Islam dan lantai berputar (devolving floor). Lantai paling atas dapat digunakan melihat hilal, penentuan awal Ramadan atau Idul Fitri. Akulturasi Budaya MAJT yang terletak di Jl Gajahraya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari itu memang telah menjelma sebagai tempat wisata alternatif, yang kental dengan nuansa religi di dalamnya. Konsep bangunan yang menggabungkan arsitektur Jawa, Islam, dan Roma itu merupakan pemikat bagi pengunjung yang datang Daya tarik lainnya, berbagai memorabilia yang terkait dengan syiar Islam. Yang sudah ada sekarang, Alquran raksasa tulisan tangan yang merupakan karya H Hayatuddin, khattat (penulis kaligrafi) dari Universitas Sains dan Ilmu Alquran (Unsyiq) Jateng di Wonosobo. Selain itu, ada pula replika beduk raksasa Purworejo, yang dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas. MAJT dibangun pada lahan banda Masjid Kauman seluas 10 hektare, dengan luas bangunan hanya 27.900 meter persegi. Kompleks MAJT itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai sarana sosial dan bisnis, seperti ruang perkantoran, convention hall, penginapan, dan bangunan kios. Bangunan masjid tak menunjukkan kesan mewah, tapi dapat menampung hingga 13.000 umat. Dibandingkan bangunan pendampingnya, bangunan masjid lebih sederhana namun memberi kesan teduh. Pemilihan warna maupun penataan interior masjid dirancang dengan cermat. Rancangan bentuk dan hiasan di dalam masjid didominasi pengaruh dua budaya, Jawa dan Islam. Bentuk kubah, lengkungan, geometri bintang delapan, dan kaligrafi mencerminkan budaya Islam.
Budaya Jawa diwujudkan dalam pemilihan ragam hias. Wayang kulit purwa dan batik menghiasi beberapa bagian masjid. Tepat di bagian tengah masjid terdapat empat tiang. Semua tiang itu dihubungkan dengan lengkungan berwarna putih yang diilhami dari gaya Andalusia. Dasar dari empat tiang itu dihiasi berbagai bentuk ragam hias batik, seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan. Kesan teduh dan sederhana dihasilkan dari pemilihan warna di bagian dalam masjid. Tiang di langit-langit masjid dan pintu kayu dicat warna hijau. Pintu itu mirip pintu di rumah Jawa, memiliki lubang sehingga angin leluasa keluar masuk. Selain hijau, warna yang mendominasi adalah putih, cokelat, dan krem. Sebagian langit-langit yang berhiaskan bentuk geometri bersegi delapan berwarna krem. Puncak kubah berwarna putih, rencananya akan dihiasi dengan kalimat "Laa ilaaha illallah" dari bahan tembaga. Leher kubah masjid dihiasi kaligrafi surat An Nuur Ayat 35. Konsep Masjid Agung Raya Jateng mengusung paduan budaya Islam dan Jawa. Ciri pertama yang menunjukkan hal itu adalah bentuk atap. Atap masjid berbentuk tajuk, khas masjid Jawa, seperti yang ditemukan di Masjid Agung Demak.
Konsep tajuk itu digabungkan dengan kubah dan minaret, ciri khas masjid pada umumnya. Sementara itu, di plaza depan masjid akan dipasang enam payung berdiameter 48 meter, seperti dilakukan di Masjid Nabawi, Madinah. Ini untuk melindungi jamaah dari sengatan panas matahari.
-from infosemarang.net
Runtime: 2m:4s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
1046
Comments:
0
Added:
1507 days ago
Minyak angin
iklan karya sos 2
heheh bosen gw! nulisnya
yang penting
BERKARYA ITU LANGKA mah!!
Runtime: 0m:14s
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
1125
Comments:
7
Added:
1546 days ago
Permen kiss
iklan lagi nih tetep karya sos 2
jangan pada ketawa yh !!
berkarya itu langka
Runtime: 0m:52s
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
730
Comments:
10
Added:
1546 days ago
Sosialisasi HKI - Heal Our Music
Sosialisasi awal apresiasi Hak Kekayaan Intelektual. By Heal Our Music, Selamatkan musik kita dari illegal download & online piracy.
Runtime: 2m:26s
( Not yet rated )
From:
emgop
Views:
22
Comments:
0
Added:
13 days ago
( Not yet rated )
From:
Hyde
Views:
323
Comments:
0
Added:
1414 days ago
Toni Blank Show episode 1
melihat Indonesia dari mata Toni seorang WNI penghuni sebuah panti sosial di jogja yang keberadaan serta keWARASanya tidak pernah dianggap oleh banyak orang
Runtime: 4m:44s
( Not yet rated )
From:
aconk11
Views:
623
Comments:
0
Added:
832 days ago
TONI blank show episode 4
valentine day dimata seorang mas Toni warga WNI penghuni sebuah panti sosial di jogja yg keberadaan serta keWARASannya tidak pernah dianggap sama orang
Runtime: 3m:46s
( Not yet rated )
From:
aconk11
Views:
566
Comments:
1
Added:
826 days ago
Tugu Muda
Lokasi : Jl. Pemuda Semarang
Pemilik : Pemda Tingkat I Jawa Tengah
Sejarah :
Merupakan tugu yang berpenampang segi lima. Terdiri dari bagian yaitu landasan, badan dan kepala. Pasa sisi landasan tugu terdapat relief. Keseluruhan tugu dibuat dari batu. Untuk memperkuat kesan tugunya, dibuat kolam hias dan taman pada sekeliling tugu. Bangunan yang berada disekitar tugumuda adalah lawang sewu, Kantor BDNI, Rumah Dinas Gubernur Jateng, Museum Manggala Bakti dan Katedral.
Bermula dari ide untuk mendirikan monumen yang memperingati peristiwa Pertempuran Lima hari di Semarang. Pada tanggal 28 Oktober 1945, Gubernur Jawa Tengah, Mr. Wongsonegoro meletakkaan batu pertama pada lokasi yang direncanakan semula yaitu didekat Alun-alun. Namun karena pada bulan Nopember 1945 meletus perang melawan Sekutu dan Jepang, proyek ini menjadi terbengkalai. Kemudian tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), diprakarsai ide pembangunan tugu kembali, namun karena kesulitan dana, ide ini jugaa belum terlaksana. Tahun 1951, Walikota Semarang, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo, membentuk Panitia Tugu Muda, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada lokasi alun-alun, tetapi pada lokasi sekarang ini. Desain tugu dikerjakan oleh Salim, sedangkan relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro. Batu yang digunakan antara lain didatangkan dari kaliuang dan Paker. Tanggal 10 Nopember 1951, diletakkan batu pertama oleh Gubernur Jateng Boediono dan pada tanggal 20 Mei 1953, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Tugu Muda diresmikaan oleh Soekarno, Presiden Republik Indonesia. Hingga sekarang, cukup banyak perubahan yang telah dilakukan terhadap arca di sekitar tugu muda, antara lain pembuatan taman dan kolam.
from tugumuda.com
Runtime: 2m:24s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
827
Comments:
0
Added:
1507 days ago
tukang nasi goreng
film ini dibikin bareng2 anak sos 2
miss u so much
Berkarya itu langka
fariz-camaru
Runtime: 3m:59s
(1 ratings)
From:
farizcamaru
Views:
463
Comments:
4
Added:
1546 days ago
( Not yet rated )
From:
farizcamaru
Views:
266
Comments:
3
Added:
1565 days ago
Virginia Luque - Valse Opus 64 No. 2
Ini salah satu gitaris favorit ogut, maestra Virginia Luque dari Sepanyol. Beliau pernah belajar sama maestro Andres Segovia juga.
Aslinya sih ini lagu pianok (karangan Chopin), tapi transposisikan dan ditranksripsikan ke gitar.
Waltz di C-kres minor, Op. 64, No. 2. oleh Frédéric François Chopin. Karya keduanya dari Opus 64, merupakan lanjutan dari Minute Waltz (Op. 64, No. 1). Terdiri dari 3 tema:
(1) Tema A: tempo giusto chordal, berjalan;
(2) Tema B: più mosso (lebih cepat), berisi not sepedelapan dengan harmoni tangan kiri.
(3) Tema C più lento (lebih lambat), a sostenuto dalam nada mayor (D-mol), berisi melodi lambat diiringi not seperempat. Merupakan interlude sebelum kembali ke tema B.
Sayangnya ogut belum bisa main lagu ini, ya bukan karena apa sih, melainkan gara-gara ga punya partiturnya. :((
Runtime: 2m:16s
( Not yet rated )
From:
fixmanius
Views:
435
Comments:
2
Added:
539 days ago
wafer tango
iklan karya gw sama sos 2
heheheh maav kalo rada jayus tapi berkarya itu langka :p
Runtime: 0m:34s
(3 ratings)
From:
farizcamaru
Views:
345
Comments:
8
Added:
1546 days ago