Agus Dhukun vs Gagak Hantu
Agus Dhukun mempunyai teman setia seekor Burung Gagak yang diberi nama Gadhuk (Gagak Dhukun). Burung Gagak berbulu hitam, sama persis dengan Agus Dhukun yang selalu berpakaian hitam. Di antara jenis-jenis unggas, Gagak diketahui mempunyai tingkat kecerdasan yang relatif tinggi. Menurut mitologi, Burung Gagak sering dikaitkan dengan sesuatu hal yang buruk. Di Eropa, Gagak dipercaya sebagai burung peliharaan Penyihir. Di Indonesia, Gagak dianggap suatu pertanda aka nada kesulitan yang bakal timbul. Kehadiran Gagak Hitam bisa juga diartikan sebagai penjemput ajal. Bila Burung Gagak berputar-putar di atas rumah, konon akan ada penghuni rumah yang segera meninggal. Gagak Hitam memang paling suka dengan bangkai. Begitu ada bangkai, rombongan Gagak akan langsung datang berbondong-bondong mengerubuti bangkai itu. Kedatangan Gagak di perkampungan atau sekitar perumahan merupakan suatu tanda bahwa di tempat itu akan ada makhluk yang jadi bangkai. Menurut kepercayaan Orang Jawa, bila ada orang yang sedang sakit lalu terdengar suara burung Gagak Hitam, itu menandakan orang yang sakit akan segera mati. Orang yang menjelang ajal itu memang sudah menebarkan aroma khas bau mayat. Burung Gagak mempunyai insting dan penciuman yang sangat tajam, bahkan radiusnya bisa ribuan km, dan Burung Gagak satu satunya burung pemakan bangkai. Ada pula kepercayaan yang mengaitkan sate Gagak untuk memanggil Gendruwo. Banyak yang mempercayai salah satu cara memanggil Gendruwo adalah dengan membakar sate Gagak, karena Burung Gagak adalah makanan kesukaan dan binatang peliharaan Gendruwo. Memanggang Burung Gagak di tempat kuburan yang angker akan mendatangkan berbagai macam makhluk halus dan arwah penasaran. Untuk melakukan Ritual Pesugihan
Runtime: 2m:5s
( Not yet rated )
From:
AGUS_DHUKUN
Views:
1541
Comments:
0
Added:
635 days ago
( Not yet rated )
From:
UnseenTV
Views:
465
Comments:
1
Added:
369 days ago
Lumpia
Lumpia Semarang
Dari Wikipedia Indonesia
Lumpia Semarang adalah makanan semacam rollade berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang.
Citarasa lumpia Semarang adalah perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia, karena memang penemunya adalah orangTionghoa Semarang yang menikah dengan orang Indonesia.
Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang pada waktu pesta olahraga GANEFO pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
[sunting] Variasi Lumpia Semarang
Di Semarang dewasa ini ada lima �aliran� lumpia Semarang dengan cita rasa berbeda. Pertama aliran Gang Lombok (Siem Swie Kiem), kedua aliran Jalan Pemuda (almarhum Siem Swie Hie), dan ketiga aliran Jalan Mataram (almarhumah Siem Hwa Nio). Ketiga aliran ini berasal dari satu keluarga Siem Gwan Sing�Tjoa Po Nio yang merupakan menantu dan putri tunggal pencipta lumpia Semarang, Tjoa Thay Yoe�Wasih.
Aliran keempat adalah sejumlah bekas pegawai lumpia Jalan Pemuda, dan aliran kelima adalah orang-orang dengan latar belakang hobi kuliner yang membuat lumpia dengan resep hasil pembelajaran dari lumpia yang sudah beredar.
Generasi tertua saat ini, yaitu generasi ketiga Siem Swie Kiem (65), tetap setia melayani konsumennya di kios warisan ayahnya (Siem Gwan Sing) di Gang Lombok 11. Keistimewaan lumpia Gang Lombok ini menurut sejumlah penggemarnya yang sempat ditemui di kios tersebut adalah racikan rebungnya tidak berbau, juga campuran telur dan udangnya tidak amis.
Lumpia buatan generasi keempat dapat kita peroleh di kios lumpia Mbak Lien alias Siem Siok Lien (43) di Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran. Mbak Lien meneruskan kios almarhum ayahnya, Siem Swie Hie, yang merupakan abang dari Siem Swie Kiem, di Jalan Pemuda (mulut Gang Grajen) sambil membuka dua cabang di Jalan Pandanaran.
Kekhasan lumpia Mbak Lien ini adalah isinya yang ditambahi racikan daging ayam kampung. Ketika awal mula meneruskan usaha almarhum ayahnya, Mbak Lien membuat tiga macam lumpia, yaitu lumpia isi udang, lumpia isi ayam (untuk yang alergi udang), dan lumpia spesial berisi campuran udang serta ayam. Tetapi, karena merasa kerepotan dan apalagi kebanyakan pembeli suka yang spesial, sekarang Mbak Lien hanya membuat satu macam saja, yaitu lumpia istimewa dengan isi rebung dicampur udang dan ayam.
Adapun generasi keempat lainnya, yaitu anak-anak dari almarhum Siem Hwa Nio (kakak perempuan dari Siem Swie Kiem) meneruskan kios ibunya di Jalan Mataram (Jalan MT Haryono) di samping membuka kios baru di beberapa tempat di Kota Semarang. Di antara anak-anak almarhum Siem Hwa Nio ini ada juga yang membuka cabang di Jakarta. Bahkan ada cucu almarhum Siem Hwa Nio sebagai generasi kelima membuka kios lumpia sendiri di Semarang.
Selain keluarga-keluarga leluhur pencipta lumpia semarang tersebut, sekarang banyak juga orang-orang �luar� yang membuat lumpia semarang. Mereka umumnya mantan karyawan mereka. Mereka yang mempunyai hobi kuliner juga turut meramaikan bisnis lumpia semarang dengan membuat lumpia sendiri, seperti Lumpia Ekspres, Phoa Kiem Hwa dari Semarang International Family and Garden Restaurant di Jalan Gajah Mada, Semarang.
[sunting] Harga Lumpia Semarang
Harga lumpia yang dijual para pedagang tersebut berbeda-beda. Kios lumpia Gang Lombok milik Siem Swie Kiem, misalnya, menjual dengan harga Rp 6.000 per biji (goreng/basah). Kios di Jalan Pemuda milik Mbak Lien menjual dengan harga Rp 5.500 per biji. Sedangkan pedagang-pedagang lumpia lain menjual dengan harga sekitar Rp 2.500 per biji.
Runtime: 3m:28s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
938
Comments:
1
Added:
1404 days ago
Pagoda Avalokitesvara
PAGODA Avalokitesvara di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang, ditetapkan Museum Rekor Indonesia sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda yang memiliki tinggi 45 meter itu dibangun tujuh tingkat dengan hampir semua konstruksi bangunannya terbuat dari beton, banyak menggunakan latar warna merah dan beberapa arca di tiap tingkat pagodanya.
Selain itu, dua gazebo besar tampak mengapit di samping kanan-kirinya, yang nantinya digunakan sebagai tempat tambur dan lonceng, yang menjadi salah satu adat kelengkapan pagoda.
Juli lalu Manajer Muri Paulus Pangka menyerahkan penghargaan Muri nomor 2208/ R.MURI/VIII/2006 kepada Paul Sun Kok dan Halim Wijaya pimpinan Yayasan Buddhagaya Watugong, atas berdirinya pagoda tersebut. Diharapkan, keberadaan pagoda pertama di Indonesia itu, bisa menjadi wahana pemersatu sekte-sekte keagamaan Buddha di samping Candi Borobudur.
Pagoda Avalokitesvara ---juga disebut Pagoda Metakaruna atau Pagoda Cinta Kasih Sayang karena keberadaannya untuk menghormati figur cinta kasih dan kasih sayang, yaitu Kwan She Im Poo--- mulai dibangun Agustus tahun lalu. Rencananya pembangunan hanya membutuhkan waktu delapan bulan, namun molor menjadi 10 bulan karena menanti barang-barang dan patung dari Cina. Pembangunan dilatarbelakangi kebutuhan umat akan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Sebelumnya, di lokasi itu sudah berdiri vihara kecil yang didirikan tahun 1957.
Avalokitesvara Buddhagaya memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari genteng, aksesori, relief tangga dari batu (9 naga), kolam naga, lampu naga, air mancur naga, hingga patung burung hong dan kilin, seluruhnya diimpor dari China.
Selain itu, pagoda itu terdiri atas tujuh tingkat. Tiap tingkat memiliki empat buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap ke empat penjuru. Khusus di tingkat pertama, terdapat empat patung yang berbeda-beda. Patung Dewi yang membawa bunga dan teratai bisa digunakan pengunjung untuk berdoa agar dimudahkan mendapatkan jodoh.
Patung Dewi dengan membawa anak perempuan, ditujukan bagi pengunjung yang berkeinginan memiliki anak perempuan. Demikian pula dengan patung Dewi yang membawa anak laki-laki, digunakan pengunjung berdoa agar mendapatkan anak laki-laki. Satu lagi, patung Dewi Kwan Im digunakan pengunjung untuk memohon panjang umur. Khusus di tingkat VII, diisi empat buah patung Amitaba.
Selain 24 patung Dewi Kwan Im dan empat patung Amitaba, di tingkat I juga diletakkan satu patung besar Dewi Kwan Im dengan tinggi 5,10 meter serta satu patung Panglima We Do. Jumlah total patung yang ada di pagoda itu 30 buah. Patung besar Dewi Kwan Im dipasang menghadap Kota Semarang dengan tujuan agar masyarakat terhindar dari segala bencana. Patung Panglima We Do dimaksudkan sebagai pelindung keselamatan sekaligus penjaga pagoda tersebut
- from cybertokoh -
Runtime: 1m:43s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
351
Comments:
0
Added:
1404 days ago
Pembuatan dari kampanye perempuan Singapura - Cina
Bergabunglah dengan kami untuk mengikuti perjalanan romantis dari seorang perempuan Singapura mengelilingi dunia dari belakang layar.
Perjalanan lengkap ikon abadi Singapore Airlines ditayangkan 05 Februari 2011
Runtime: 0m:53s
( Not yet rated )
From:
UnseenTV
Views:
286
Comments:
0
Added:
379 days ago
Pembuatan dari kampanye perempuan Singapura - India
Bergabunglah dengan kami untuk mengikuti perjalanan romantis dari seorang perempuan Singapura mengelilingi dunia dari belakang layar.
Perjalanan lengkap ikon abadi Singapore Airlines ditayangkan 05 Februari 2011
Runtime: 0m:57s
( Not yet rated )
From:
UnseenTV
Views:
264
Comments:
0
Added:
379 days ago
Pembuatan dari kampanye perempuan Singapura - Paris
Bergabunglah dengan kami untuk mengikuti perjalanan romantis dari seorang perempuan Singapura mengelilingi dunia dari belakang layar.
Perjalanan lengkap ikon abadi Singapore Airlines ditayangkan 05 Februari 2011
Runtime: 0m:56s
( Not yet rated )
From:
UnseenTV
Views:
255
Comments:
0
Added:
379 days ago
( Not yet rated )
From:
UnseenTV
Views:
262
Comments:
0
Added:
379 days ago
TERBUKTI SUDAH
Lagu pop rock komersil tapi bermutu ini, mengisahkan tentang perselingkuhan seorang perempuan yang suka membagi cintanya kepada lelaki lain demi kepuasan batiniyah saja.
Runtime: 6m:42s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
161
Comments:
0
Added:
1073 days ago