Akhda feat Fauzana
Selamat menempuh hidup baru sob...
Video ini diambil pake N73 dg kondisi tangan gemeteran... jadi yaahh, gitu d, hasilnya..
Btw, menurut akhda, setelah tgl 23 Feb 2008 ini, cw2 jakarta akan merasa lebih aman... hahaha... sapa coba yg paham maksudnya!!??
Runtime: 3m:18s
(1 ratings)
From:
emgop
Views:
374
Comments:
11
Added:
1551 days ago
Bandar Udara Internasional Achmad Yani
Bandar Udara Internasional Achmad Yani
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Kode IATA SRG
Kode ICAO WARS
Lokasi Semarang, Jawa Tengah
Negara Indonesia
Pengelola {{{pengelola}}}
Tipe sipil dan militer
Zona waktu UTC+7
Elevasi 3 m (10 f)
Koordinat 6� 58′ 21,82″ LS,
110� 22′ 31,31″ BT
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
13/31 7.388 2.252 aspal
Bandar Udara Internasional Achmad Yani (IATA: SRG, ICAO: WARS) yang terletak di kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Nama bandara ini diambil dari salah satu pahlawan revolusi Indonesia, Achmad Yani. Peresmian menjadi bandara internasional berlangsung dalam penerbangan perdana Garuda Indonesia ke Singapura bulan Maret 2004.
[sunting] Data bandara
Landasan utama: 2.252 x 45 m
Jumlah penumpang setiap hari: 1.600 sampai 2.000 (2006)
[sunting] Perusahaan penerbangan
Garuda Indonesia (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport, Singapore)
Adam Air (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport)
Lion Air (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport)
Batavia Air (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport, Pontianak)
Mandala Airlines (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport)
Sriwijaya Air (Jakarta Soekarno-Hatta International Airport, Surabaya)
[sunting] Rencana masa depan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai projek ini tahun 2005 dan diharapkan selesai tahun 2008. Bandar udara internasional Achmad Yani nanti akan memiliki fasilitas berikut ini,
Perpanjangan landasan � Landasan sepanjang 2.620 m yang mampu menampung Boeing 777, Boeing 747, MD-11, Airbus A340 and Airbus A330.
Terminal baru yang lebih besar � Terminal baru ini akan dibangun di sebelah utara terminal lama, seluas 21.500 meter persegi dan mampu menangani dua pesawat ukuran besar dan 8 pesawat ukuran kecil.
Runtime: 2m:36s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
355
Comments:
0
Added:
1507 days ago
Bandung Berisik - Rebel Meet Rebel
REBEL yaitu pejuang. Komunitas ini sebagai pejuang seni yang mengapresiasikannya dalam bentuk kemasan musik- musik cadas, namun selain itu dalam pengkemasannya juga mereka dapat menkolaborasikan musik cadas dengan alat musik tradisional. Dan itu menunjukan bahwa musik metal dapat menjadi jembatan bagi pelestarian budaya Daerah, dan sudah diakui secara Internasional.
Runtime: 0m:54s
( Not yet rated )
From:
Dhe
Views:
456
Comments:
0
Added:
352 days ago
( Not yet rated )
From:
Noizy
Views:
835
Comments:
0
Added:
1654 days ago
Eko
ada Eko patrio lg nongkrong di PH, dipanggil dech ma band nya biar naek panggung, ngasih ucapan met ultah buat Mba Berta (yg kebetulan malam itu ada di PH juga)
Runtime: 1m:47s
( Not yet rated )
From:
vitri
Views:
1212
Comments:
1
Added:
1563 days ago
hiiiiyyyy
ini waktu aku mengintai berbagai macam bentuk, pola, modus, rupa, jenis, klasifikasi, warna, spesifikasi, teknis, parameter para pelaku kejahatan di jepang... eh tadi aku ngomong apa ya barusan....lupa.... bener aku lupa!!!
Runtime: 1m:55s
( Not yet rated )
From:
akulupa
Views:
543
Comments:
4
Added:
1435 days ago
( Not yet rated )
From:
downey70
Views:
348
Comments:
0
Added:
422 days ago
iwan sastro
iwan sastro has something to show you.
snooze button, weekdays morning with 2i: iwan sastro & irwan ardian, only on Real Life 91.6 Indika FM.
Runtime: 1m:27s
( Not yet rated )
From:
sb.indikafm
Views:
356
Comments:
0
Added:
1335 days ago
keep smiley
harus liat baru komet.
hehehehehe...
Runtime: 2m:29s
( Not yet rated )
From:
likok
Views:
723
Comments:
1
Added:
1223 days ago
( Not yet rated )
From:
taufan
Views:
1139
Comments:
2
Added:
1710 days ago
( Not yet rated )
From:
Thir
Views:
541
Comments:
0
Added:
1398 days ago
( Not yet rated )
From:
siig2012
Views:
73
Comments:
0
Added:
34 days ago
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah
�Sucining guna gapuraning gusti.� Itulah candra sengkala pembangunan Masjid Agung Jateng (MAJ), yang sama dengan tahun 1934 Saka.
Artinya, kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah rida Allah.
MENARA Asmaul Husna, yang berdiri kokoh di sudut barat daya Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan salah satu daya tarik kawasan itu. Dari bentuknya, bangunan setinggi 99 meter�yang melambangkan nama-nama Allah itu�dikonsep sebagai replika Menara Kudus. Sejak menara itu selesai dibangun, banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau berfoto bersama. Lihatlah, seorang ibu dan dua anaknya yang tengah berpose laiknya model, di depan menara itu.
Sementara, si bapak nampak sibuk mengarahkan kamera-nya untuk menentukan posisi gambar. Kadang-kadang dia sampai berjongkok agar menara itu bisa menjadi background foto keluarganya. Sudah lama kami mendengar tentang kemegahan dan keindahan MAJT. Baru kali ini, kami melihatnya secara langsung. Ya, sekalian mengenalkan anak pada masjid supaya mereka bisa lebih dekat,�� tutur Muslih (39), warga Gombong, Kebumen itu. Dia datang untuk menyambangi keluarga yang tinggal di Semarang. Senyampang anak-anak tengah libur sekolah, mereka diajaknya serta. Nah, setelah kegiatan keluarga rampung, mereka menyempatkan diri mampir berwisata ke MAJT. Tadi juga sudah naik ke menara. Enak, bisa lihat-lihat kota dari atas,�� timpal Endika (12), anak sulung Muslih. Untuk bisa naik ke menara, mereka cukup membayar Rp 2.000 per orang.
Di atas menara tersedia sejumlah teropong untuk melihat Kota Semarang dari ketinggian. Teropong itu bisa dioperasikan jika pengunjung memasukkan koin. Cukup dengan Rp 1.000 mereka bisa menikmati teropong itu selama 1,5 menit. Sekadar informasi, penara yang terdiri atas 20 lantai itu rencananya digunakan untuk museum Islam dan lantai berputar (devolving floor). Lantai paling atas dapat digunakan melihat hilal, penentuan awal Ramadan atau Idul Fitri. Akulturasi Budaya MAJT yang terletak di Jl Gajahraya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari itu memang telah menjelma sebagai tempat wisata alternatif, yang kental dengan nuansa religi di dalamnya. Konsep bangunan yang menggabungkan arsitektur Jawa, Islam, dan Roma itu merupakan pemikat bagi pengunjung yang datang Daya tarik lainnya, berbagai memorabilia yang terkait dengan syiar Islam. Yang sudah ada sekarang, Alquran raksasa tulisan tangan yang merupakan karya H Hayatuddin, khattat (penulis kaligrafi) dari Universitas Sains dan Ilmu Alquran (Unsyiq) Jateng di Wonosobo. Selain itu, ada pula replika beduk raksasa Purworejo, yang dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas. MAJT dibangun pada lahan banda Masjid Kauman seluas 10 hektare, dengan luas bangunan hanya 27.900 meter persegi. Kompleks MAJT itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai sarana sosial dan bisnis, seperti ruang perkantoran, convention hall, penginapan, dan bangunan kios. Bangunan masjid tak menunjukkan kesan mewah, tapi dapat menampung hingga 13.000 umat. Dibandingkan bangunan pendampingnya, bangunan masjid lebih sederhana namun memberi kesan teduh. Pemilihan warna maupun penataan interior masjid dirancang dengan cermat. Rancangan bentuk dan hiasan di dalam masjid didominasi pengaruh dua budaya, Jawa dan Islam. Bentuk kubah, lengkungan, geometri bintang delapan, dan kaligrafi mencerminkan budaya Islam.
Budaya Jawa diwujudkan dalam pemilihan ragam hias. Wayang kulit purwa dan batik menghiasi beberapa bagian masjid. Tepat di bagian tengah masjid terdapat empat tiang. Semua tiang itu dihubungkan dengan lengkungan berwarna putih yang diilhami dari gaya Andalusia. Dasar dari empat tiang itu dihiasi berbagai bentuk ragam hias batik, seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan. Kesan teduh dan sederhana dihasilkan dari pemilihan warna di bagian dalam masjid. Tiang di langit-langit masjid dan pintu kayu dicat warna hijau. Pintu itu mirip pintu di rumah Jawa, memiliki lubang sehingga angin leluasa keluar masuk. Selain hijau, warna yang mendominasi adalah putih, cokelat, dan krem. Sebagian langit-langit yang berhiaskan bentuk geometri bersegi delapan berwarna krem. Puncak kubah berwarna putih, rencananya akan dihiasi dengan kalimat "Laa ilaaha illallah" dari bahan tembaga. Leher kubah masjid dihiasi kaligrafi surat An Nuur Ayat 35. Konsep Masjid Agung Raya Jateng mengusung paduan budaya Islam dan Jawa. Ciri pertama yang menunjukkan hal itu adalah bentuk atap. Atap masjid berbentuk tajuk, khas masjid Jawa, seperti yang ditemukan di Masjid Agung Demak.
Konsep tajuk itu digabungkan dengan kubah dan minaret, ciri khas masjid pada umumnya. Sementara itu, di plaza depan masjid akan dipasang enam payung berdiameter 48 meter, seperti dilakukan di Masjid Nabawi, Madinah. Ini untuk melindungi jamaah dari sengatan panas matahari.
-from infosemarang.net
Runtime: 2m:4s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
1046
Comments:
0
Added:
1507 days ago
metal drumming pake ez drummer
ez drummer ezx DFH. opsi kalo ga punya drummer. ini lagunya slayer.di cover drumnya. kalo gitarnya gw ga sanggup hehe
Runtime: 3m:54s
( Not yet rated )
From:
azizcasca
Views:
593
Comments:
1
Added:
547 days ago
( Not yet rated )
From:
wahyan_rauf
Views:
626
Comments:
2
Added:
246 days ago
( Not yet rated )
From:
bali
Views:
924
Comments:
0
Added:
1701 days ago
( Not yet rated )
From:
bruki
Views:
1324
Comments:
3
Added:
1568 days ago
( Not yet rated )
From:
azizcasca
Views:
503
Comments:
0
Added:
605 days ago
Nasi Pecel Bu Sumo
Sepertinya pecel sudah jadi makanan yang umum untuk di Pulau Jawa apalagi di Jawa Tengah dan setiap orang pasti sudah punya rekomendasi tempat makan pecel paling enak menurut kesukaannya. Nah kalo buat orang yang dari luar Kota Semarang pengen nyobain pecelnya semarang kayaknya warung pecel bu sumo bisa jadi salah satu rujukan buat makan pecel yang enak. Dari bentuk pecelnya sendiri sih dari isi sayuran tidak terlalu berbeda dengan pecel-pecel lainnya tetapi yang agak istimewa dari warung bu sumo yaitu pilihan tambahannya (topping) yang super lengkap, ada telor mata sapi, gorengan, babat, paru, jantung dll. Saya sendiri biasanya memilih babat dan telor mata sapi sebagai menu tambahan. Gorengan di warung ini dijamin gurih soalnya kadang-kadang gorengan yang ada di warung suka lembek kalau sudah dingin. saya rekomendasikan gorengan bakwannya kalau ke warung bu sumo. Bumbu kacang-nya pun rasanya oke, pas lah pokoknya. Warung pecel bu sumo sepengatahuan saya ada 3 (tambahin ya kalo kurang), 2 ada di Jl. Kyai Saleh dan 1 di Jl. Pecel Bu SumoSetiabudi. Untuk petunjuk bagi orang yang bukan Semarang, warung yang di Kyai Saleh letaknya di belakang rumah sakit Karyadi. Di perempatan lampu merah (mentri supeno kalo gak salah), belok kanan, warung bu sumo ada disebelah kiri sekitar 100 meter-an dari lampu merah. Untuk yang di Jl. Setiabudi kalo dari arah kota bawah ke Tembalang, warung bu sumo terletak sekitar 250 meteran sebelum patung diponegoro Tembalang.
Runtime: 2m:12s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
2494
Comments:
0
Added:
1507 days ago
Pagoda Avalokitesvara
PAGODA Avalokitesvara di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang, ditetapkan Museum Rekor Indonesia sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda yang memiliki tinggi 45 meter itu dibangun tujuh tingkat dengan hampir semua konstruksi bangunannya terbuat dari beton, banyak menggunakan latar warna merah dan beberapa arca di tiap tingkat pagodanya.
Selain itu, dua gazebo besar tampak mengapit di samping kanan-kirinya, yang nantinya digunakan sebagai tempat tambur dan lonceng, yang menjadi salah satu adat kelengkapan pagoda.
Juli lalu Manajer Muri Paulus Pangka menyerahkan penghargaan Muri nomor 2208/ R.MURI/VIII/2006 kepada Paul Sun Kok dan Halim Wijaya pimpinan Yayasan Buddhagaya Watugong, atas berdirinya pagoda tersebut. Diharapkan, keberadaan pagoda pertama di Indonesia itu, bisa menjadi wahana pemersatu sekte-sekte keagamaan Buddha di samping Candi Borobudur.
Pagoda Avalokitesvara ---juga disebut Pagoda Metakaruna atau Pagoda Cinta Kasih Sayang karena keberadaannya untuk menghormati figur cinta kasih dan kasih sayang, yaitu Kwan She Im Poo--- mulai dibangun Agustus tahun lalu. Rencananya pembangunan hanya membutuhkan waktu delapan bulan, namun molor menjadi 10 bulan karena menanti barang-barang dan patung dari Cina. Pembangunan dilatarbelakangi kebutuhan umat akan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Sebelumnya, di lokasi itu sudah berdiri vihara kecil yang didirikan tahun 1957.
Avalokitesvara Buddhagaya memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari genteng, aksesori, relief tangga dari batu (9 naga), kolam naga, lampu naga, air mancur naga, hingga patung burung hong dan kilin, seluruhnya diimpor dari China.
Selain itu, pagoda itu terdiri atas tujuh tingkat. Tiap tingkat memiliki empat buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap ke empat penjuru. Khusus di tingkat pertama, terdapat empat patung yang berbeda-beda. Patung Dewi yang membawa bunga dan teratai bisa digunakan pengunjung untuk berdoa agar dimudahkan mendapatkan jodoh.
Patung Dewi dengan membawa anak perempuan, ditujukan bagi pengunjung yang berkeinginan memiliki anak perempuan. Demikian pula dengan patung Dewi yang membawa anak laki-laki, digunakan pengunjung berdoa agar mendapatkan anak laki-laki. Satu lagi, patung Dewi Kwan Im digunakan pengunjung untuk memohon panjang umur. Khusus di tingkat VII, diisi empat buah patung Amitaba.
Selain 24 patung Dewi Kwan Im dan empat patung Amitaba, di tingkat I juga diletakkan satu patung besar Dewi Kwan Im dengan tinggi 5,10 meter serta satu patung Panglima We Do. Jumlah total patung yang ada di pagoda itu 30 buah. Patung besar Dewi Kwan Im dipasang menghadap Kota Semarang dengan tujuan agar masyarakat terhindar dari segala bencana. Patung Panglima We Do dimaksudkan sebagai pelindung keselamatan sekaligus penjaga pagoda tersebut
- from cybertokoh -
Runtime: 1m:43s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
430
Comments:
0
Added:
1507 days ago
( Not yet rated )
From:
taufan
Views:
1382
Comments:
0
Added:
1706 days ago
PHYSICS
OPTIKA GEOMETRI
Runtime: 2m:29s
play met oma
abis mamam, main sama oma deh...
Runtime: 0m:32s
( Not yet rated )
From:
adelleajaxa
Views:
219
Comments:
4
Added:
1101 days ago