Agus Dhukun vs Gagak Hantu
Agus Dhukun mempunyai teman setia seekor Burung Gagak yang diberi nama Gadhuk (Gagak Dhukun). Burung Gagak berbulu hitam, sama persis dengan Agus Dhukun yang selalu berpakaian hitam. Di antara jenis-jenis unggas, Gagak diketahui mempunyai tingkat kecerdasan yang relatif tinggi. Menurut mitologi, Burung Gagak sering dikaitkan dengan sesuatu hal yang buruk. Di Eropa, Gagak dipercaya sebagai burung peliharaan Penyihir. Di Indonesia, Gagak dianggap suatu pertanda aka nada kesulitan yang bakal timbul. Kehadiran Gagak Hitam bisa juga diartikan sebagai penjemput ajal. Bila Burung Gagak berputar-putar di atas rumah, konon akan ada penghuni rumah yang segera meninggal. Gagak Hitam memang paling suka dengan bangkai. Begitu ada bangkai, rombongan Gagak akan langsung datang berbondong-bondong mengerubuti bangkai itu. Kedatangan Gagak di perkampungan atau sekitar perumahan merupakan suatu tanda bahwa di tempat itu akan ada makhluk yang jadi bangkai. Menurut kepercayaan Orang Jawa, bila ada orang yang sedang sakit lalu terdengar suara burung Gagak Hitam, itu menandakan orang yang sakit akan segera mati. Orang yang menjelang ajal itu memang sudah menebarkan aroma khas bau mayat. Burung Gagak mempunyai insting dan penciuman yang sangat tajam, bahkan radiusnya bisa ribuan km, dan Burung Gagak satu satunya burung pemakan bangkai. Ada pula kepercayaan yang mengaitkan sate Gagak untuk memanggil Gendruwo. Banyak yang mempercayai salah satu cara memanggil Gendruwo adalah dengan membakar sate Gagak, karena Burung Gagak adalah makanan kesukaan dan binatang peliharaan Gendruwo. Memanggang Burung Gagak di tempat kuburan yang angker akan mendatangkan berbagai macam makhluk halus dan arwah penasaran. Untuk melakukan Ritual Pesugihan
Runtime: 2m:5s
( Not yet rated )
From:
AGUS_DHUKUN
Views:
1541
Comments:
0
Added:
635 days ago
KENAPA SAYANG
Sebuah pertanyaan yg dilontarkan dgn nada rendah, kenapa sih sang kekasih terlihat mulai berubah seidikit-demi sedikit. Ternyata pihak ke tigalah penyebabnya, tapi andil pihak ke dua juga besar sebagai penyebab, karena begitu mudahnya melupakan dan meninggalkan pihak pertama yg bertype kekasih setia. Ini lagu asli karya gue, ada nggak ya, produser atau siapa saja yg tertarik dg lagu ini utk membawanya ke dapur rekaman,easy listening, komersil dan bermutu, menurutku.Jika ada ini HP gue 08565368044
Runtime: 4m:14s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
305
Comments:
0
Added:
1096 days ago
kucoba melepas mu
di mana lagu ini terinspirasi oleh kepergian pujaan hati ak yang telah pergi meninggal kan ak
semoga dia disana mendapatkan yang lebih baik dari ak?
Runtime: 3m:31s
( Not yet rated )
From:
kondom.demak
Views:
464
Comments:
3
Added:
852 days ago
ORANG KAYA - CIBINONG PLEM BAND
WAHAI KEKASIH KU... DULU KAU MENINGGALKAN KU, DISAAT AKU MENJADI TUKANG SABIT RUMPUT. DULU. KITA TELAH BERJANJI UNTUK MENIKAH TAPI KAMU MENGINGKARI JANJI KITA LANTARAN KAMU TIDAK SABAR MENUNGGU. ATAU MUNGKIN JUGA RAGU KALAU KAMU KELAK HIDUP DENGAN KU AKAN DIBERI MAKAN BATU DAN PASIR BANGUNAN. AKU SUDAH BILANG BERKALI KALI BAHWA AKU MANUSIA HEBAT HEHEHE... KINI AKU SUDAH JADI ORANG KAYA.. ORANG GUANTENG... TEMEN GUE ARTIS SEMUA... TERLAMBAT SUDAH JIKA ENGKAU MENGHARAP CINTA KU KEMBALI...
Runtime: 3m:24s
( Not yet rated )
From:
danrhama
Views:
299
Comments:
0
Added:
81 days ago
Rindu Dalam
Bermula dari sebuah pertemanan yg begitu akrab, sampai akhirnya berbuntut jadi sebuah perkasihan dan percintaan. Namun,sebuah tragedi terjadi pada pihak lelaki yg mengharuskannya meninggalkan kota tempat mereka memadu perasmaraan,itulah perpisahan secara lahiryah, dibatasi jarak yg jauh. Akhirnya menumbuhkan rasa kerinduan yg dalam pada mereka berdua.
Runtime: 3m:45s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
202
Comments:
0
Added:
1087 days ago
Sam Po Kong
Gedung batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan. yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok bernama Zheng He / Cheng Ho () atau lebih lazim dikenal sebagai Sam Po Tay Djien. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang.
Disebut Gedung Batu karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, didalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien.
Sam Po Kong - Semarang (Setyono Budhy Santosa, 2001)
Menurut cerita, Laksamana Zheng He () sedang mengadakan pelayaran menyusuri pantai laut Jawa dan sampai pada sebuah teluk atau semenanjung. Karena ada awak kapalnya yang sakit, ia memerintahkan membuang sauh. Kemudian ia menyusuri sungai yang sampai sekarang dikenal dengan sungai Kaligarang. Ia mendarat disebuah desa, Simongan. Setelah sampai didaratan, ia menemukan sebuah gua batu dan dipergunakan untuk tempat bersemedi dan bersembahyang. karena ia tertarik dan merasa tenang ditempat itu, ia memutuskan untuk sementara waktu beristirahat dan menetap ditempat tersebut. Sedangkan awak kapalnya yang sakit dirawat dan diberi obat dari ramuan dedaunan yang ada disekitar tempat itu.
Sam Po Kong - Semarang (Setyono Budhy Santosa, 2001)
Konon, setelah Zheng He () meninggalkan tempat tersebut karena ia harus melanjutkan pelayarannya, banyak awak kapalnya yang tinggal di desa Simongan dan kawin dengan penduduk setempat. Mereka bersawah dan berladang ditempat itu. Zheng He memberikan pelajaran bercocok-tanam dan dimalam hari mereka berkumpul didalam gua batu dan Zheng He memberikan pelajaran serta ajaran-ajaran tata cara pergaulan hidup di dunia. Cara bersyukur kepada Sang Pencipta serta menghormati para leluhur - nenek moyang.
Sehingga setalah Zheng He () meninggalkan tempat itu untuk melanjutkan pelayarannya, mereka yang tinggal di Simongan, secara teratur melakukan pemujaan dan penghormatan kepada Zheng He guna menghormati jasa-jasanya. Sekarang peringatan atau sembahyang dilakukan pada setiap tanggal satu dan lima belas.
Sam Po Kong - Semarang (Setyono Budhy Santosa, 2001)
Zheng He () mendapat penghargaan dengan diangkat menjadi Thai Kam dengan gelar San Po atau Sam Po. Seorang Thai Kam adalah seorang pejabat yang dekat dengan keluarga Kaisar. Dan sejak itu Zheng He lebih dikenal dengan sebutan Sam Po Thai kam. Karenanya Zheng He sering juga di sebut Sam Po Tay Djien atau Sam Po Toa Lang. Tay Djien dan Toa Lang artinya orang besar.
Sam Po Kong - Semarang (Setyono Budhy Santosa, 2001)
Mereka memuja Sam Po Kong sebagai orang yang patut dihormati dan dijunjung tinggi serta dimohon berkahnya.
Disebelah kiri gua batu itu terdapat sebuah batu piagam, batu berukir tersebut diukir dalam tiga bahasa: China, Indonesia dan Inggris. Baru berukir tersebut dibuat khusus untuk memperingati kedatangan Zheng He () di Kota Semarang, dan merupakan sumbangan dari keluarga Liem Djing Tjie pada tahun 1960.
Oleh: Robby Sidharta - April 2001
Runtime: 1m:43s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
370
Comments:
0
Added:
1404 days ago
Selamat Jalan Soeharto
Selamat Jalan Pak Harto sang Jendral Besar, Bapak Pembangunan Indonesia, semoga arwahnya di terima di sisi tuhan YME.. Gajah mati meninggalkan gadingnya, dan tiada gading yang tak retak!
Runtime: 1m:27s
( Not yet rated )
From:
bruki
Views:
198
Comments:
0
Added:
1474 days ago
When September Ends
Tentara Amerika Serikat yang meninggal dalam tugasnya di IRAK.
Runtime: 8m:20s
( Not yet rated )
From:
dulkamso
Views:
300
Comments:
1
Added:
239 days ago