Agus Dhukun Presiden Bangsa Monyet
Agus Dhukun mempunyai sahabat Monyet yang diberi nama KeepLy Dhukun. Semua Monyet di daerah Pusuk, Lombok - NTB adalah teman setia bagi Agus Dhukun. Oleh sebab itu, belum lama ini Agus Dhukun mendapat gelar Kebangsawanan dari Kerajaan Monyet sebagai penghargaan dari Raja Monyet. Gelar Kebangsawanan ini sangat spesial, pertama dan satu-satunya yang diberikan oleh Raja Monyet kepada Agus Dhukun. Karena sepanjang sejarah di manapun Kerajaan Monyet berada, belum pernah ada Manusia yang memperoleh Gelar ini. Berdasarkan hasil Musyawarah Bangsa Monyet sedunia, telah diambil suatu kesepakatan bahwa Agus Dhukun akan diangkat menjadi Presiden Monyet Sedunia. Bagi Agus Dhukun, ini adalah suatu hal yang menyenangkan, karena di dunia Monyet tidak ada yang namanya pertikaian dan peperangan menggunakan senjata, tidak ada persaingan secara politis, adu domba, apalagi saling sikut-sikutan dan saling menjatuhkan untuk memperoleh suatu kursi empuk dalam suatu pemerintahan. Dan yang lebih membanggakan, untuk menjadi orang No. 1 di dunia Monyet, Agus Dhukun tidak mengeluarkan biaya besar untuk kampanye, selain itu para Monyet pendukung sangat setia dan memiliki loyalitas yang tinggi sehingga tidak satupun Monyet yang mempunyai kepentingan politis yang mengatas namakan Rakyat Monyet untuk mencapai kepentingan pribadi maupun golongan.
Runtime: 1m:54s
( Not yet rated )
From:
AGUS_DHUKUN
Views:
671
Comments:
0
Added:
633 days ago
( Not yet rated )
From:
Dhe
Views:
312
Comments:
0
Added:
332 days ago
Bandung Berisik - Rebel Meet Rebel
REBEL yaitu pejuang. Komunitas ini sebagai pejuang seni yang mengapresiasikannya dalam bentuk kemasan musik- musik cadas, namun selain itu dalam pengkemasannya juga mereka dapat menkolaborasikan musik cadas dengan alat musik tradisional. Dan itu menunjukan bahwa musik metal dapat menjadi jembatan bagi pelestarian budaya Daerah, dan sudah diakui secara Internasional.
Runtime: 0m:54s
( Not yet rated )
From:
Dhe
Views:
430
Comments:
0
Added:
247 days ago
FIA - MENEBUS DOSA
Bersuara emas, gape mamainkan instument musik serta pintar menciptakan lagu, adalah perpaduan skill yang sudah sangat langka di jagat hiburan Indonesia, terutama bila skill tersebut di miliki oleh seorang wanita. Fia adalah salah satu musisi yang beruntung memiliki karunia tersebut. Sebagai composer Fia bersama dengan Anji “Drive†adalah pencipta lagu “Resah Tanpamuâ€
yang di nyanyikan oleh Titi Kamal dan Anji “Drive†dan berhasil meraih penjualan RBT hampir 2 juta download. Karya Fia yang lain “Aw Aw Awas†yang di nyanyikan oleh Thalita Latief dan lagi – lagi di ciptakan bersama dengan Anji “ Driveâ€, menjadi salah satu lagu yang populer di radio – radio seluruh Indonesia.
Setelah meraih kesuksesan sebagai orang di belakang layar, kini saat nya Fia meraih kesuksesan yang lain yaitu sebagai penyanyi dengan hadir di blantika musik Indonesia menyanyikan karya – karya ciptaannya sendiri. Persembahan pertamanya di blantika musik Indonesia sebagai penyanyi adalah sebuah lagu pop balad dengan beat yang medium berjudul “Menebus Dosaâ€.“Menebus Dosa†adalah lagu ciptaan Fia yang berkolaborasi dengan Piyu “Padi†dalam penciptaannya, mengisahkan tentang upaya seorang wanita untuk menebus dosa kepada pasangannya karena telah melakukan penghianatan ketika dia terpisah jarak dengan pasangannya. Penebusan tersebut di lakukan dengan cara memenuhi apapun yang di inginkan dan di maui oleh pasangannya tersebut. Penebusan dosa ini di lakukan padahal sang pasangan tidak mengetahui penghianatan yang di lakukannya tersebut. Hal ini di karenakan kesadaran dan begitu besar cinta yang di miliki untuk pasangannya tersebut. Kisah yang di hadirkan
oleh lagu “Menebus Dosa†adalah sebuah kisah yang benar – benar terjadi dan di alami oleh seorang teman Fia, Personil band yang di karenakan kegiatan tour yang di jalani bersama dengan badannya membuat dia khilaf dan melakukan penghianatan terhadap pasangnnya.
Dalam penggarapan single “Menebus Dosa†Fia yang sempat juga terlibat dalam project band Immortal Legend bersama dengan Titi Syuman, Tere, Sherina, dan Kikan (coklelat) ini cukup beruntung, Karena di produseri oleh Piyu “Padi†yang juga berperan sebagai arranger sekaligus. Tidak hanya itu saja Piyu “Padi†juga turut menyumbangkan permainan gitarnya yang khas, dan apik
pada lagu tersebut. Sehingga terasa begitu berkarakter dan kokoh. Akhirnya sebuah karya dari musisi multi talenta wanita bersiap untuk hadir dan mewarnai blantika musik Indonesia. Semoga Lebih Indah.
Runtime: 4m:33s
( Not yet rated )
From:
emotion
Views:
183
Comments:
0
Added:
321 days ago
Gereja Blenduk
Gereja Blenduk (kadang-kadang dieja Gereja Blendug dan seringkali dilafazkan sebagai mBlendhug) adalah Gereja Kristen tertua di Jawa Tengah yang dibangun oleh masyarakat Belanda yang tinggal di kota itu pada 1753, dengan bentuk heksagonal (persegi delapan). Gereja ini sesungguhnya bernama Gereja GPIB Immanuel, di Jl. Letjend. Suprapto 32. Kubahnya besar, dilapisi perunggu, dan di dalamnya terdapat sebuah orgel Barok. Arsitektur di dalamnya dibuat berdasarkan salib Yunani. Gereja ini direnovasi pada 1894 oleh W. Westmaas dan H.P.A. de Wilde, yang menambahkan kedua menara di depan gedung gereja ini. Nama Blenduk adalah julukan dari masyarakat setempat yang berarti kubah.
Gereja ini masih dipergunakan setiap hari Minggu.
Di sekitar gereja ini juga terdapat sejumlah bangunan lain dari masa kolonial Belanda.
Runtime: 2m:8s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
211
Comments:
0
Added:
1402 days ago
(2 ratings)
From:
nindi
Views:
2737
Comments:
2
Added:
1541 days ago
( Not yet rated )
From:
Thir
Views:
427
Comments:
1
Added:
1285 days ago
Keris Cintamu
Lirik lagu : KERIS CINTAMU, Ciptaan:Suriansyah, HP.08565368044, kutawarkan lagu ini,bukan diri saya, kpd siapa aja yg berminat,siapa tau bisa masuk dapur rekaman : Luka ini sngat dalam setelah kau tusuk dengan. Keris cintamu yg tajam menembus sampai ke dalam jantungku. Aku menjerit kesakitan tapi kau tidak menghiraukan. Kenapa semua itu kau lakukan, keris cintamu sangat mematikan, tolonglah aku. Reff. Kuharap setelah dia dan aku,jangan ada lagi korban lainnya.Utk kau tusuk lagi dgn keris cintamu yg sangat tajam dan beracun itu. Sudahlah korbannya hanya dia dan aku saja. Jangan kau ingin menambah korban lagi.
Runtime: 4m:16s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
157
Comments:
0
Added:
1100 days ago
Lawang Sewu
Uji nyali di lawang sewu (dari dunia lain) Trans tv
Runtime: 8m:12s
(1 ratings)
From:
bruki
Views:
1579
Comments:
4
Added:
1475 days ago
Lawang Sewu
Lawang Sewu merupakan sebuah Gedung di Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1903 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda Semarang yang dahulu disebut Wilhelmina Plein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu). Ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang banyak sekali (dalam kenyataannya pintu yang ada tidak sampai seribu, mungkin juga karena jendela bangunan ini tinggi dan lebar, masyarakat juga menganggapnya sebagai pintu).
Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Jawatan Kereta Api Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa pertempuran lima hari di Semarang, di gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan SK Wali Kota 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan yang berusia 100 tahun tersebut kosong dan bereputasi buruk sebagai bangunan angker dan seram. Sesekali digunakan sebagai tempat pameran, diantaranya Semarang Expo dan Tourism Expo.Pernah ada juga wacana yang ingin mengubahnya menjadi hotel.
Runtime: 2m:33s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
1729
Comments:
1
Added:
1402 days ago
Lumpia
Lumpia Semarang
Dari Wikipedia Indonesia
Lumpia Semarang adalah makanan semacam rollade berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang.
Citarasa lumpia Semarang adalah perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia, karena memang penemunya adalah orangTionghoa Semarang yang menikah dengan orang Indonesia.
Makanan ini mulai dijajakan dan dikenal di Semarang pada waktu pesta olahraga GANEFO pada masa pemerintahan Presiden Soekarno.
[sunting] Variasi Lumpia Semarang
Di Semarang dewasa ini ada lima �aliran� lumpia Semarang dengan cita rasa berbeda. Pertama aliran Gang Lombok (Siem Swie Kiem), kedua aliran Jalan Pemuda (almarhum Siem Swie Hie), dan ketiga aliran Jalan Mataram (almarhumah Siem Hwa Nio). Ketiga aliran ini berasal dari satu keluarga Siem Gwan Sing�Tjoa Po Nio yang merupakan menantu dan putri tunggal pencipta lumpia Semarang, Tjoa Thay Yoe�Wasih.
Aliran keempat adalah sejumlah bekas pegawai lumpia Jalan Pemuda, dan aliran kelima adalah orang-orang dengan latar belakang hobi kuliner yang membuat lumpia dengan resep hasil pembelajaran dari lumpia yang sudah beredar.
Generasi tertua saat ini, yaitu generasi ketiga Siem Swie Kiem (65), tetap setia melayani konsumennya di kios warisan ayahnya (Siem Gwan Sing) di Gang Lombok 11. Keistimewaan lumpia Gang Lombok ini menurut sejumlah penggemarnya yang sempat ditemui di kios tersebut adalah racikan rebungnya tidak berbau, juga campuran telur dan udangnya tidak amis.
Lumpia buatan generasi keempat dapat kita peroleh di kios lumpia Mbak Lien alias Siem Siok Lien (43) di Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran. Mbak Lien meneruskan kios almarhum ayahnya, Siem Swie Hie, yang merupakan abang dari Siem Swie Kiem, di Jalan Pemuda (mulut Gang Grajen) sambil membuka dua cabang di Jalan Pandanaran.
Kekhasan lumpia Mbak Lien ini adalah isinya yang ditambahi racikan daging ayam kampung. Ketika awal mula meneruskan usaha almarhum ayahnya, Mbak Lien membuat tiga macam lumpia, yaitu lumpia isi udang, lumpia isi ayam (untuk yang alergi udang), dan lumpia spesial berisi campuran udang serta ayam. Tetapi, karena merasa kerepotan dan apalagi kebanyakan pembeli suka yang spesial, sekarang Mbak Lien hanya membuat satu macam saja, yaitu lumpia istimewa dengan isi rebung dicampur udang dan ayam.
Adapun generasi keempat lainnya, yaitu anak-anak dari almarhum Siem Hwa Nio (kakak perempuan dari Siem Swie Kiem) meneruskan kios ibunya di Jalan Mataram (Jalan MT Haryono) di samping membuka kios baru di beberapa tempat di Kota Semarang. Di antara anak-anak almarhum Siem Hwa Nio ini ada juga yang membuka cabang di Jakarta. Bahkan ada cucu almarhum Siem Hwa Nio sebagai generasi kelima membuka kios lumpia sendiri di Semarang.
Selain keluarga-keluarga leluhur pencipta lumpia semarang tersebut, sekarang banyak juga orang-orang �luar� yang membuat lumpia semarang. Mereka umumnya mantan karyawan mereka. Mereka yang mempunyai hobi kuliner juga turut meramaikan bisnis lumpia semarang dengan membuat lumpia sendiri, seperti Lumpia Ekspres, Phoa Kiem Hwa dari Semarang International Family and Garden Restaurant di Jalan Gajah Mada, Semarang.
[sunting] Harga Lumpia Semarang
Harga lumpia yang dijual para pedagang tersebut berbeda-beda. Kios lumpia Gang Lombok milik Siem Swie Kiem, misalnya, menjual dengan harga Rp 6.000 per biji (goreng/basah). Kios di Jalan Pemuda milik Mbak Lien menjual dengan harga Rp 5.500 per biji. Sedangkan pedagang-pedagang lumpia lain menjual dengan harga sekitar Rp 2.500 per biji.
Runtime: 3m:28s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
934
Comments:
1
Added:
1402 days ago
Malya axe
Axe coklat...liat foto2 gw yg lain yah di axeresearchlab.com...kamu pasti ketagihan ;p
Runtime: 0m:19s
( Not yet rated )
From:
yncaaa
Views:
804
Comments:
0
Added:
1043 days ago
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah
�Sucining guna gapuraning gusti.� Itulah candra sengkala pembangunan Masjid Agung Jateng (MAJ), yang sama dengan tahun 1934 Saka.
Artinya, kemauan dan upaya yang tulus membawa ke arah rida Allah.
MENARA Asmaul Husna, yang berdiri kokoh di sudut barat daya Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan salah satu daya tarik kawasan itu. Dari bentuknya, bangunan setinggi 99 meter�yang melambangkan nama-nama Allah itu�dikonsep sebagai replika Menara Kudus. Sejak menara itu selesai dibangun, banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat atau berfoto bersama. Lihatlah, seorang ibu dan dua anaknya yang tengah berpose laiknya model, di depan menara itu.
Sementara, si bapak nampak sibuk mengarahkan kamera-nya untuk menentukan posisi gambar. Kadang-kadang dia sampai berjongkok agar menara itu bisa menjadi background foto keluarganya. Sudah lama kami mendengar tentang kemegahan dan keindahan MAJT. Baru kali ini, kami melihatnya secara langsung. Ya, sekalian mengenalkan anak pada masjid supaya mereka bisa lebih dekat,�� tutur Muslih (39), warga Gombong, Kebumen itu. Dia datang untuk menyambangi keluarga yang tinggal di Semarang. Senyampang anak-anak tengah libur sekolah, mereka diajaknya serta. Nah, setelah kegiatan keluarga rampung, mereka menyempatkan diri mampir berwisata ke MAJT. Tadi juga sudah naik ke menara. Enak, bisa lihat-lihat kota dari atas,�� timpal Endika (12), anak sulung Muslih. Untuk bisa naik ke menara, mereka cukup membayar Rp 2.000 per orang.
Di atas menara tersedia sejumlah teropong untuk melihat Kota Semarang dari ketinggian. Teropong itu bisa dioperasikan jika pengunjung memasukkan koin. Cukup dengan Rp 1.000 mereka bisa menikmati teropong itu selama 1,5 menit. Sekadar informasi, penara yang terdiri atas 20 lantai itu rencananya digunakan untuk museum Islam dan lantai berputar (devolving floor). Lantai paling atas dapat digunakan melihat hilal, penentuan awal Ramadan atau Idul Fitri. Akulturasi Budaya MAJT yang terletak di Jl Gajahraya, Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari itu memang telah menjelma sebagai tempat wisata alternatif, yang kental dengan nuansa religi di dalamnya. Konsep bangunan yang menggabungkan arsitektur Jawa, Islam, dan Roma itu merupakan pemikat bagi pengunjung yang datang Daya tarik lainnya, berbagai memorabilia yang terkait dengan syiar Islam. Yang sudah ada sekarang, Alquran raksasa tulisan tangan yang merupakan karya H Hayatuddin, khattat (penulis kaligrafi) dari Universitas Sains dan Ilmu Alquran (Unsyiq) Jateng di Wonosobo. Selain itu, ada pula replika beduk raksasa Purworejo, yang dibuat oleh para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas. MAJT dibangun pada lahan banda Masjid Kauman seluas 10 hektare, dengan luas bangunan hanya 27.900 meter persegi. Kompleks MAJT itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tapi juga sebagai sarana sosial dan bisnis, seperti ruang perkantoran, convention hall, penginapan, dan bangunan kios. Bangunan masjid tak menunjukkan kesan mewah, tapi dapat menampung hingga 13.000 umat. Dibandingkan bangunan pendampingnya, bangunan masjid lebih sederhana namun memberi kesan teduh. Pemilihan warna maupun penataan interior masjid dirancang dengan cermat. Rancangan bentuk dan hiasan di dalam masjid didominasi pengaruh dua budaya, Jawa dan Islam. Bentuk kubah, lengkungan, geometri bintang delapan, dan kaligrafi mencerminkan budaya Islam.
Budaya Jawa diwujudkan dalam pemilihan ragam hias. Wayang kulit purwa dan batik menghiasi beberapa bagian masjid. Tepat di bagian tengah masjid terdapat empat tiang. Semua tiang itu dihubungkan dengan lengkungan berwarna putih yang diilhami dari gaya Andalusia. Dasar dari empat tiang itu dihiasi berbagai bentuk ragam hias batik, seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan. Kesan teduh dan sederhana dihasilkan dari pemilihan warna di bagian dalam masjid. Tiang di langit-langit masjid dan pintu kayu dicat warna hijau. Pintu itu mirip pintu di rumah Jawa, memiliki lubang sehingga angin leluasa keluar masuk. Selain hijau, warna yang mendominasi adalah putih, cokelat, dan krem. Sebagian langit-langit yang berhiaskan bentuk geometri bersegi delapan berwarna krem. Puncak kubah berwarna putih, rencananya akan dihiasi dengan kalimat "Laa ilaaha illallah" dari bahan tembaga. Leher kubah masjid dihiasi kaligrafi surat An Nuur Ayat 35. Konsep Masjid Agung Raya Jateng mengusung paduan budaya Islam dan Jawa. Ciri pertama yang menunjukkan hal itu adalah bentuk atap. Atap masjid berbentuk tajuk, khas masjid Jawa, seperti yang ditemukan di Masjid Agung Demak.
Konsep tajuk itu digabungkan dengan kubah dan minaret, ciri khas masjid pada umumnya. Sementara itu, di plaza depan masjid akan dipasang enam payung berdiameter 48 meter, seperti dilakukan di Masjid Nabawi, Madinah. Ini untuk melindungi jamaah dari sengatan panas matahari.
-from infosemarang.net
Runtime: 2m:4s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
860
Comments:
0
Added:
1402 days ago
Matil Axe
Axe coklat...liat foto2 gw yg lain yah di axeresearchlab.com...kamu pasti ketagihan ;p
Runtime: 0m:35s
( Not yet rated )
From:
yncaaa
Views:
378
Comments:
2
Added:
1043 days ago
Melinda Axe
Axe coklat...liat foto2 gw yg lain yah di axeresearchlab.com...kamu pasti ketagihan ;p
Runtime: 0m:20s
( Not yet rated )
From:
yncaaa
Views:
271
Comments:
1
Added:
1043 days ago
Museum Mandala Bhakti
Museum Mandala Bhakti
Lokasi :Jl. Mgr.Sugiyopranoto Semarang
Pemilik:Kodam IV Diponegoro
Penggunaan:
semula:Raad van Justitie
Sekarang : Museum Mandala Bhakti
Tanggal Pembangunan:
Merupakan bangunan setangkup fadase tunggal. Memiliki dua lantai dan orientasi bangunan ke arah Utara. Pondasi dari batu, srtuktur dari bata dan dinding dari bata berplester.Bentuk atap limasan dengan bahan penutup dari genteng. Terdapat serambi pada sepanjang sisi depan bangunan, baik pada lantai pertama maupun lantai kedua.Serambi lantai pertama dinaungi lantai balkom lantai kedua. Sedangkan serambi lantai kedua dengan atap yang menyatu dengan bangunan utama. Serambi ini sebagian dinding bagian atas. Entrance tampil menonjol dengan pelubangan yang berfungsi sebagai bovenlicht dan elemen estetis. Demikian juga dinding sebelahnya, dihiasi dengan lubang-lubang yang memberi kesan formal pada fasadenya. Di atas pelubangan ini, juga terdapat angin dari tatanan rooster.
Bangunan ini pertama kali dirancang sebagai Raad van Justitie atau Pengadilan Tinggi bagi golongan rakyat Eropa di Semarang. Maka tidaklah heran apabila massanya sedemikian formal dan kaku. Perancangnya adalah arsitek I. Kuhr E. dari Firma Ooiman dan van Leeuwen. Bangunan ini terletak frontal dari arah jl. Pemuda tepat di depannya adalah lapangan Tugumuda (d.h Wilhelmina plein).Melihat dari tahun berkaryanya Ir. Kuhr E. di Indonesia, diperkirakan bahwa bangunan Raad van Justitie ini dibangun sekitar tahun 1930. Tahun 1950-an bangunan ini digunakan oleh Kodam IV Diponegoro sebagai Markas Besar Komando Wilayah Pertahanan II. Sekarang digunakan oleh Kodam IV Diponegoro sebagai Museum Mandala Bhakti. Setelah Tugumuda dibangun pada tahun 1950, ternyata tugu ini tidak diletakkan si pusat bundaran, melainkan agak ke tepi, ke arah museum ini, agar sumbu utama bundaran mengarah langsung dan menerus dari Jalan Pemuda.
Runtime: 2m:17s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
296
Comments:
0
Added:
1402 days ago
Nasi Pecel Bu Sumo
Sepertinya pecel sudah jadi makanan yang umum untuk di Pulau Jawa apalagi di Jawa Tengah dan setiap orang pasti sudah punya rekomendasi tempat makan pecel paling enak menurut kesukaannya. Nah kalo buat orang yang dari luar Kota Semarang pengen nyobain pecelnya semarang kayaknya warung pecel bu sumo bisa jadi salah satu rujukan buat makan pecel yang enak. Dari bentuk pecelnya sendiri sih dari isi sayuran tidak terlalu berbeda dengan pecel-pecel lainnya tetapi yang agak istimewa dari warung bu sumo yaitu pilihan tambahannya (topping) yang super lengkap, ada telor mata sapi, gorengan, babat, paru, jantung dll. Saya sendiri biasanya memilih babat dan telor mata sapi sebagai menu tambahan. Gorengan di warung ini dijamin gurih soalnya kadang-kadang gorengan yang ada di warung suka lembek kalau sudah dingin. saya rekomendasikan gorengan bakwannya kalau ke warung bu sumo. Bumbu kacang-nya pun rasanya oke, pas lah pokoknya. Warung pecel bu sumo sepengatahuan saya ada 3 (tambahin ya kalo kurang), 2 ada di Jl. Kyai Saleh dan 1 di Jl. Pecel Bu SumoSetiabudi. Untuk petunjuk bagi orang yang bukan Semarang, warung yang di Kyai Saleh letaknya di belakang rumah sakit Karyadi. Di perempatan lampu merah (mentri supeno kalo gak salah), belok kanan, warung bu sumo ada disebelah kiri sekitar 100 meter-an dari lampu merah. Untuk yang di Jl. Setiabudi kalo dari arah kota bawah ke Tembalang, warung bu sumo terletak sekitar 250 meteran sebelum patung diponegoro Tembalang.
Runtime: 2m:12s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
2345
Comments:
0
Added:
1402 days ago
No Fork!
Versi lain dari No Pork!
53@2$&532^(*F523DS)_(!@#$@$
Ini Italian Version
Runtime: 1m:43s
( Not yet rated )
From:
Irwan
Views:
1669
Comments:
2
Added:
1661 days ago
( Not yet rated )
From:
bruki
Views:
1317
Comments:
3
Added:
1671 days ago
Pagoda Avalokitesvara
PAGODA Avalokitesvara di Vihara Buddhagaya Watugong, Semarang, ditetapkan Museum Rekor Indonesia sebagai pagoda tertinggi di Indonesia. Pagoda yang memiliki tinggi 45 meter itu dibangun tujuh tingkat dengan hampir semua konstruksi bangunannya terbuat dari beton, banyak menggunakan latar warna merah dan beberapa arca di tiap tingkat pagodanya.
Selain itu, dua gazebo besar tampak mengapit di samping kanan-kirinya, yang nantinya digunakan sebagai tempat tambur dan lonceng, yang menjadi salah satu adat kelengkapan pagoda.
Juli lalu Manajer Muri Paulus Pangka menyerahkan penghargaan Muri nomor 2208/ R.MURI/VIII/2006 kepada Paul Sun Kok dan Halim Wijaya pimpinan Yayasan Buddhagaya Watugong, atas berdirinya pagoda tersebut. Diharapkan, keberadaan pagoda pertama di Indonesia itu, bisa menjadi wahana pemersatu sekte-sekte keagamaan Buddha di samping Candi Borobudur.
Pagoda Avalokitesvara ---juga disebut Pagoda Metakaruna atau Pagoda Cinta Kasih Sayang karena keberadaannya untuk menghormati figur cinta kasih dan kasih sayang, yaitu Kwan She Im Poo--- mulai dibangun Agustus tahun lalu. Rencananya pembangunan hanya membutuhkan waktu delapan bulan, namun molor menjadi 10 bulan karena menanti barang-barang dan patung dari Cina. Pembangunan dilatarbelakangi kebutuhan umat akan tempat ibadah yang lebih layak dan nyaman. Sebelumnya, di lokasi itu sudah berdiri vihara kecil yang didirikan tahun 1957.
Avalokitesvara Buddhagaya memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari genteng, aksesori, relief tangga dari batu (9 naga), kolam naga, lampu naga, air mancur naga, hingga patung burung hong dan kilin, seluruhnya diimpor dari China.
Selain itu, pagoda itu terdiri atas tujuh tingkat. Tiap tingkat memiliki empat buah patung Dewi Kwan Im yang menghadap ke empat penjuru. Khusus di tingkat pertama, terdapat empat patung yang berbeda-beda. Patung Dewi yang membawa bunga dan teratai bisa digunakan pengunjung untuk berdoa agar dimudahkan mendapatkan jodoh.
Patung Dewi dengan membawa anak perempuan, ditujukan bagi pengunjung yang berkeinginan memiliki anak perempuan. Demikian pula dengan patung Dewi yang membawa anak laki-laki, digunakan pengunjung berdoa agar mendapatkan anak laki-laki. Satu lagi, patung Dewi Kwan Im digunakan pengunjung untuk memohon panjang umur. Khusus di tingkat VII, diisi empat buah patung Amitaba.
Selain 24 patung Dewi Kwan Im dan empat patung Amitaba, di tingkat I juga diletakkan satu patung besar Dewi Kwan Im dengan tinggi 5,10 meter serta satu patung Panglima We Do. Jumlah total patung yang ada di pagoda itu 30 buah. Patung besar Dewi Kwan Im dipasang menghadap Kota Semarang dengan tujuan agar masyarakat terhindar dari segala bencana. Patung Panglima We Do dimaksudkan sebagai pelindung keselamatan sekaligus penjaga pagoda tersebut
- from cybertokoh -
Runtime: 1m:43s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
348
Comments:
0
Added:
1402 days ago
Pipit Axe
Axe coklat...liat foto2 gw yg lain yah di axeresearchlab.com...kamu pasti ketagihan ;p
Runtime: 0m:36s
( Not yet rated )
From:
yncaaa
Views:
238
Comments:
1
Added:
1043 days ago
RSU DR Kariadi
Rumah Sakit Umum Pusat Dokter Kariadi adalah Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Departemen Kesehatan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Bina Pelayanan Medik Departemen Kesehatan yang mempunyai tugas menyelenggarakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi, terpadu, dan berkesinambungan dengan upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan serta melaksanakan upaya rujukan dan upaya lain sesuai kebutuhan
Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi
Jl. Dr. Sutomo 16 Semarang, PO BOX 1106
Telp. 024-8413993, 8413476, 8413764 , Fax. 024-8318617
Homepage : www.rskariadi.com Email. rsdk@indosat.net.id
Runtime: 2m:50s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
603
Comments:
0
Added:
1402 days ago
Sate B29
Sate atau kadangkala ditulis satai adalah makanan Indonesia, yang juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Versi Jepang disebut yakitori.
Sate biasanya terdiri dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuki dengan tusukan sate yang biasanya dibuat dari bambu/sindhik, kemudian dibakar menggunakan bara arang kayu.
Resep cara pembuatannya berbeda-beda per daerah, hampir segala jenis daging bisa dibuat sate. Lihat daftar sate.
Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa sambal kecap atau yang lainnya. Untuk sate bebek Tambak menu lengkapnya adalah sate, saus bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas (menurut selera) dan irisan tomat serta mentimun. Lalu sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong. Kadang-kadang sate dimakan dengan ketupat.
Konon sate diciptakan oleh para pendatang Tionghoa yang menjual daging bakar di pinggir jalan. Kata sate berarti
Runtime: 2m:50s
( Not yet rated )
From:
syant
Views:
310
Comments:
0
Added:
1402 days ago
Setengah Cinta
Lirik lagu : 1/2 CINTA , ciptaan: Suriansyah, HP.08565368044, silahkan jika ada yg berminat dg lagu ini, siapa tau bisa masuk rekaman,lagunya bukan saya : bam bam bam ... ba ba ba....2x. Berthaun-tahun sudah kujalani hidup.Dengan cinta kasihmu yg tak pernah berasa manis. Bahkan pahitnya jauh lebih terasa.Dihar-hari kita lalui bersamamu tidak harmonis. Reff. Aku tak sudi bila ada yg lain di hatimu. Hingga cintamu terbagi dua kepadanya dan juga padaku. Aku tak mau dapat cinta yg setengah saja.Yang kumau adalah cinta yg sepenuh hati.
Runtime: 4m:31s
( Not yet rated )
From:
Sursur
Views:
136
Comments:
0
Added:
1090 days ago