Monster Ancol like Piranha
Kita rame2 jalan ke ancol,, main pasir ceritanya,,
Dah gitu asik2 main pasir, kok kayaknya kaki ku di cubit2.
Tapi ngeliat ke arah pasir eh kayanya ga ada apa apa.
Setelah di perhatikan baik2 kok ada binatang kecil nih, mrip2 kepiting gitu.
Ya udah langsung aja kita bereksperimen.
Bahan:
1. Ikan kecil mati yg di dapat di sekitar.
2. Ranting pohon untuk mengubek-ubek dan mengangkat si mahluk tersebut.
3. Pipet (untuk dibakar supaya si monster tersebut berpisah).
Cara Kerja:
1. Ikan mati dilemparkan kelaut.
2. Setelah si monster kecil berkerubungan kita ubek2 pake ranting pohon utk mengetahui reaksinya.
3. Pipet dibakar untuk memisahakan si monster dari ikan.
Nah setelah ditanya-tanya akhirnya ada bpk nelayan lewat, dia bilang kalau itu disebut disana
Runtime: 3m:16s
Tugu Muda
Lokasi : Jl. Pemuda Semarang
Pemilik : Pemda Tingkat I Jawa Tengah
Sejarah :
Merupakan tugu yang berpenampang segi lima. Terdiri dari bagian yaitu landasan, badan dan kepala. Pasa sisi landasan tugu terdapat relief. Keseluruhan tugu dibuat dari batu. Untuk memperkuat kesan tugunya, dibuat kolam hias dan taman pada sekeliling tugu. Bangunan yang berada disekitar tugumuda adalah lawang sewu, Kantor BDNI, Rumah Dinas Gubernur Jateng, Museum Manggala Bakti dan Katedral.
Bermula dari ide untuk mendirikan monumen yang memperingati peristiwa Pertempuran Lima hari di Semarang. Pada tanggal 28 Oktober 1945, Gubernur Jawa Tengah, Mr. Wongsonegoro meletakkaan batu pertama pada lokasi yang direncanakan semula yaitu didekat Alun-alun. Namun karena pada bulan Nopember 1945 meletus perang melawan Sekutu dan Jepang, proyek ini menjadi terbengkalai. Kemudian tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), diprakarsai ide pembangunan tugu kembali, namun karena kesulitan dana, ide ini jugaa belum terlaksana. Tahun 1951, Walikota Semarang, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo, membentuk Panitia Tugu Muda, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada lokasi alun-alun, tetapi pada lokasi sekarang ini. Desain tugu dikerjakan oleh Salim, sedangkan relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro. Batu yang digunakan antara lain didatangkan dari kaliuang dan Paker. Tanggal 10 Nopember 1951, diletakkan batu pertama oleh Gubernur Jateng Boediono dan pada tanggal 20 Mei 1953, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Tugu Muda diresmikaan oleh Soekarno, Presiden Republik Indonesia. Hingga sekarang, cukup banyak perubahan yang telah dilakukan terhadap arca di sekitar tugu muda, antara lain pembuatan taman dan kolam.
from tugumuda.com
Runtime: 2m:24s